Tour de Ambon Manise (TDAM) 2018 Tiba di Pantai Wisata Ora

Tour de Ambon Manise (TDAM) 2018 Tiba di Pantai Wisata Ora


Tour de Ambon Manise (TDAM) 2018 Tiba di Pantai Wisata Ora

Posted: 19 Nov 2018 01:10 PM PST


SALEMAN, LELEMUKU.COM - Para peserta sepeda santai Tour de Ambon Manise (TDAM) tahun 2018 tiba di Pantai Wisata Ora, Negeri Saleman Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku pada Minggu (18/11) siang.

Sebelum menyebrang ke Pantai Ora, peserta TDAM yang dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, MM, disambut warga Negeri Saleman dengan berbagai tarian khas oleh anak-anak setempat.

Meski diguyur hujan warga tetap antuias menyambut peserta. Keseruan terjadi saat puluhan warga dan peserta TDAM joget dengan lagu Pesona Meti Kei dan Tobele bersama dibawa guyuran hujan. Diantara peserta yang Tobelo bersama warga terdapat Waka Polda Maluku Brigjen Pol. Akhmad Wiyagus dan Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Asep Setya Gunawan.

Sebelum Menari Tobelo bersama, Kapolda Maluku dan Kasdam menyerahkan bantuan kepada warga yang diterima masing-masing oleh Imam Masjid dan Sekdes Saleman.

"Ini bantuan berupa Tali Asih dari kami dan peserta Tour de Ambon Manise, semoga bermanfaat bagi warga," kata Kapolda Maluku.

Kapolda menyampaikan terima kasih atas penyambutan peserta TDAM yang dilakukan warga Saleman. Ia mengatakan peserta TDAM menyinggahi Saleman dan Pantai Wisata Ora untuk terus memperkenalkan Ora agar makin dikenal luas hingga ke manca negara.

"Tujuan TDAM ini memperkenalkan potensi wisata, salah satunya seperti di Pantai Wisata Ora Saleman agar makin buming lagi dan banyak orang yang datang ke sini (Ora) dan tentu menguntungkan masyarakat dan daerah ini," kata Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang menyediahkan lahan untuk lokasi dibangunnya tenda tempat tinggal peserta TDAM. Itu dilakukan karena tempat nginap di lokasi Pantai Wisata Ora tidak dapat menampung semua peserta TDAM.

"Kami menyampaikan terima kasih karena warga menyediahkan lahan untuk dibangun tenda bagi peserta nginap, namun itu juga tidak cukup sehingga dipakai rumah-rumah warga untuk tempat nginap. Ini juga untuk agar anggota dan para peserta bisa membaur dengan warga," kata Kapolda.

Rombongan Kapolda bersama peserta TDAM lainnya kemudian menyebrang ke Pantai Ora yang hanya menempu perjalanan sekitar 10 menit dengan speedboat dari Saleman. Peserta TDAM akan bermalam di Ora dan Soleman.

Senin (19/11) peserta akan melanjutkan perjalanan dengan etape terakhir, Desa Rumakay Kabupaten Seram Bagian Barat lewat pelabuhan Waipirit dan finish di Nastsepa Desa Suli, Kecamatan Salahut.

Sebelumnya pada Etape I, sepeda santai TDAM 2018 dimulai dengan pelepasan peserta oleh Gubernur Maluku Said Assagaff  dari The Natsepa Hotel, Desa Suli pada Sabtu (17/11) pagi.

Saat pelepasan, Gubernur Assagaff didampingi Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa, Sekot Ambon A.G. Latuheru mengangkat bendera star.

Ada sekitar 430 peserta TDAM yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara asing serta peserta dari Maluku. Diantara peserta terdapat Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bersama istrinya. TDAM adalah konsep bersepeda santai yang digelar Polda Maluku bertujuan memperkenalkan wisata Maluku.

Gubernur Assagaff menyampaikan selamat datang kepada peserta TDAM dan selamat menikmati pesona alam Pulau Ambon dan Pulau Seram, yang akan dilalui peserta. Serta menyaksikan keramahan masyarakat Maluku.

"Selamat datang para peserta Tour de Ambon Manise dari berbagai daerah Indonesia dan manca negara. Ada juga rekan saya Gubernur Jateng bersama ibu. Selamat menikmati indahnya Pulau Ambon dan Pulau Seram, lokasi yang akan dilewati peserta," ucap Gubernur Assagaff saat itu.

Setelah dilepas, peserta langsung menuju pusat Kota Ambon, melintasi sejumlah jalan utama dan icon Kota Ambon. Seperti naik kawasan Karang Panjang, Patung Christina Martha Tiahahu, menuju Gong Perdamain Ambon dan melintasi Jempatan Merah Putih.

Peserta juga melintasi Bandara Pattimura Ambon dan menyinggahi lokasi wisata Batu Layar Negeri Larike Kecamatan Leihitu Malteng. Etape I TDAM finisihnya di Desa Ureng Kecamatan Leihitu Malteng.  (HumasPoldaMaluku)

Lukas Arry Dwiko Utomo Jadi Penasehat Panitia Festival Legugam 2019

Posted: 19 Nov 2018 12:56 PM PST

Lukas Arry Dwiko Utomo Jadi Penasehat Panitia Festival Legugam 2019TERNATE, LELEMUKU.COM - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara, Komisiaris Besar (Kombes) Pol. Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo didaulat sebagai Penasehat Panitia Festival Legugam Tahun 2019.

Hal ini terungkap saat gelar rapat persiapan Festival Legugam Tahun 2019 di Kedaton Kesultanan Ternate pada Minggu (18/11).

Dalam rapat ini diikuti oleh Ketua Panitia Legugam Tahun 2019 Bpk. Jo Ngofa Hidayat Mudaffar Sjah, S.IP,M.AP, di Kedaton Kesultanan Ternate ini juga turut dihadiri oleh Sekum Legugam Jo Ngofa Sahmardan Mudafar Sjay, S.IP, M.AP, Humas Legugam 2019 Mita Hi Hafel S.E, perangkat adat Kesultanan Ternate dan putra/putri Sultan Mudaffar Sjah.

Dalam sambutnnya Wakapolda Maluku Utara menyampaikan bahwa dengan ditunjuk dirinya menjadi Penasehat Panitia Festifal Legugam Tahun 2019 merupakan bagian dari kehormatan sebagai walah Satu warga di Prov. Maluku Utara.

"Agar pelaksanaan Legugam yang akan dilaksanakan pada tahun depan nantinya dapat lancar, meriah, maksimal serta dapat berpengaruh ke Masyarakat lokal, nasional dan international," tutup Wakapolda Malut. (HumasPoldaMalut)

Penutupan Latihan Pemantapan Satuan Deninteldam XVI/Pattimura

Posted: 19 Nov 2018 12:30 PM PST

Penutupan Latihan Pemantapan Satuan Deninteldam XVI/Pattimura
AIR SALOBAR, LELEMUKU.COM - Asisten Intelijen Kasdam XVI/Pattimura Kolonel Inf R.Suranto mewakili Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto, menutup Latihan Pemantapan Satuan Deninteldam XVI/Pattimura TA. 2018, bertempat di Aula Deninteldam XVI/Pattimura, Air Salobar, Kota Ambon pada Senin (19/11).

Latihan Pemantapan Satuan Deinteldam XVI/Pattimura merupakan upaya dalam meningkatkan kualitas profesionalisme dan sebagai acuan dalam pelaksanaan tugas bagi aparat Intelijen agar mampu melaksanakan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan dalam rangka mendukung tugas pokok satuan.

Sebagai aparat Intelijen dituntut memiliki profesionalitas yang tinggi, sehingga semua tugas dan permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan baik dalam situasi apapun, mengingat prediksi atau situasi kemungkinan ancaman kedepan semakin berat yang tentunya menuntut penanganan yang lebih profesional oleh aparat Intelijen.

Dengan kemampuan yang telah didapat, Latihan Pemantapan Satuan Deninteldam XVI/Pattimura akan dapat mengatasi berbagai permasalahan khususnya dalam mengantisipasi kegiatan-kegiatan yang dapat membahayakan stabilitas keamanan yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah Kodam XVI/Pattimura.

Pangdam dalam amanat yang dibacakan oleh Asintel mengatakan, latihan Satuan Pemantapan Intelijen Kodam XVI/Pattimura yang telah berlangsung selama kurang lebih 2 (dua) minggu tersebut, merupakan latihan pembekalan untuk lebih menambah wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman para peserta dalam rangka menyegarkan dan meningkatkan kemampuan prajurit di bidang Intelijen, guna mendukung tugas pokok di satuan masing-masing, sehingga dapat membantu kelancaran tugas-tugas Komando secara sinergis dan komprehensif, berdaya guna dan berhasil guna.

"Saya berharap kepada seluruh aparat intelijen agar mampu membentuk jaring intelijen yang luas, yang mampu mengcover serta mengakses ke seluruh daerah sekalipun sasaran yang paling terpencil di seluruh wilayah Kodam XVI/Pattimura, sehingga dapat mendeteksi setiap hakekat ancaman yang mungkin timbul di wilayah masing-masing", ujar Pangdam.

"Saya berpesan kepada seluruh personel intelijen agar dapat menjiwai peran dan tugasnya sebagai aparat intelijen yang profesional, handal dan benar-benar dapat mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan yang diperolehnya serta memiliki jiwa patriotisme yang tinggi," tutup Pangdam.(Pendam16)

Iswan Hasjim dan Happy Partner Ajak Masyarakat Halsel Hidup Sehat

Posted: 19 Nov 2018 11:59 AM PST

 Iswan Hasjim dan Happy Partner Ajak Masyarakat Halsel Hidup SehatLABUHA, LELEMUKU.COM – Wakil Bupati Halmahera Selatan Iswan Hasjim mengajak masyarakat untuk hidup sehat secara preventif. Hal ini disampaikan pada saat membuka Talk Show kesehatan dengan tema Diabetes Melitus dan Stroke sebagai Penyebab Kecacatan, yang diselenggarakan oleh PT.Masohi Medika (Happy Partner) di Gedung Serbaguna Labuha, Rabu sore (14/11).

Talk Show dihadiri oleh Meneger Cabang Happy Partner Agung Proboseno Sekertaris Camat Bacan Ibnu Mubarak Iskandar Alam, perwakilan dari Dinas Kesehatan Halsel Senen Sahdar dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Labuha. Acara talkshow ini dihadiri sekitar 150 peserta dari elemen masyarakat.

Menurutnya Iswan, tindakan preventif akan mampu menjaga keberlangsungan kehidupan kesehatan yang terjaga. Allah sudah menakdirkan manusia suatu saat akan mengalami kesakitan, akan tetapi sebagai manusia harus selalu waspada dan menjaga kesehatan kita secara dini.

" Stroke, Diabetes, Jantung, dan penyakit mematikan lainya jika sudah menggerogoti tubuh kita, apa boleh buat. Semua sudah terjadi dan bersarang pada tubuh kita, maka dari itu tindakan preventi (mencegah) lebih baik dari pada mengobati, " jelas Iswan.

Sebenarnya bila pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin dan sejak dini sebelum sakit, hal itu dapat mengurangi resiko kejadian sakit yang membutuhkan biaya pengobatan tinggi.

"Tindakan preventif jauh lebih baik dari pada kita harus melakukan pengobatan, cara preventif salah satunya yaitu dengan pergi ke dokter sebelum sakit guna memahami kesehatan tubuh secara berkala," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Iswan Hasjim memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Happy Partner yang telah melakukan kegiatan yang sangat berguna bagi masyarakat Halsel.

"Saya berharap dengan acara Talk Show kesehatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi bapak ibu yang hadir saat ini untuk dapat dipublikasi kepada masyarakat yang belum sempat hadir," harapnya.

Kemudian Agung Proboseno selaku Meneger Cabang Happy Partner mengatakan pencegahan lebih diutamakan dari pada mengobati. Menurutnya kebanyakan masyarakat tidak akan berobat jika belum sakit. Sebaiknya masyarakat mulai meninggalkan pemikiran datang dokter hanya setelah jatuh sakit. Artinya, masyarakat harus mulai meninggalkan kebiasaan mengobati dan mulai menanamkan kebiasaan baru yakni upaya pencegahan atau preventif. Dia pun berharap masyarakat dapat mendapatkan pengetahuan mengenai pola hidup sehat. (DiskominfoHalsel)

Ombudsman Maluku Selenggarakan Lomba Stand Up Comedy di Ambon

Posted: 19 Nov 2018 10:41 AM PST

Ombudsman Maluku Selenggarakan Lomba Stand Up Comedy di Ambon
AMBON, LELEMUKU.COM - Ombudsman RI Perwakilan Maluku menyelenggarakan Lomba Stand Up Comedy bertempat di Lapangan Merdeka pada Jumat (16/11).

LombaStand Up Comedy bertemakan Realitas Pelayanan Publik tersebut diselenggarakan dalam rangka mengajak anak muda Maluku untuk ikut mengkritisi pelayanan publik di Provinsi Maluku. Hal tersebut sejalan dengan salah satu tugas Ombudsman yaitu membangun jaringan kerja melalui program partisipasi masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik.

Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan tifa oleh Sekretaris Kota Ambon, A.G. Latuheru.

"LombaStand Up Comedy yang diselenggarakan oleh Ombudsman Perwakilan Maluku merupakan langkah yang baik dalam melibatkan masyarakat terutama anak muda untuk ikut mengawasi pelayanan publik," ungkap Latuheru.

Hasan Slamat S.H., M.H., Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku, dalam sambutannya mengatakan bahwa lomba yang diselenggarakan merupakan upaya Ombudsman mengajak anak muda untuk ikut kritis terhadap pelayanan publik saat ini. Selain itu, anak muda dianggap sebagai salah satu kalangan yang tepat untuk ikut serta bersama Ombudsman dalam rangka pengawasan pelayanan publik.

"Kami berharap melalui lomba ini anak-anak muda Maluku lebih peka terhadap realitas pelayanan publik, berani berbicara, dan ikut serta mengawasi pelayanan publik sehingga penyelenggara pelayanan publik mampu berbenah selanjutnya ke depan semoga pelayanan publik di Provinsi Maluku perlahan bergerak menjadi lebih baik," tutur Hasan Slamat.

Lomba yang digagas oleh Tim Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Maluku tersebut diselenggarakan dalam dua hari yakni, tanggal 16 dan 17 November 2018. Hari pertama merupakan babak penyisihan dengan jumlah peserta 40 orang yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, dan profesional.

Dari 40 peserta tersebut diseleksi menjadi 10 besar untuk melaju ke babak final di hari kedua. Seleksi peserta LombaStand Up Comedy dilakukan oleh tiga orang juri yang terdiri dari dua orang berasal dari KomunitasStand Up Comedy Ambon dan satu orang dari Ombudsman Perwakilan Maluku.

LombaStand Up Comedy dengan tema Realitas Pelayanan Publik memiliki beberapa ketentuan di antaranya usia peserta antara 17 hingga 30 tahun, materi yang disampaikan belum pernah disampaikan sebelumnya, tidak menyinggung SARA, dan tidak mengandung kata makian.

Juara satu pada lomba tersebut dimenangkan oleh salah satu mahasiswa dari Kampus IAIN Ambon, Syawal Tamher dengan mengangkat isu pelayanan publik pada Kantor Dispenduk Capil Kota Ambon. (OmbudsmanMaluku)

Burhan Abdurahman Launching 6 Proyek Perubahan Pariwisata di Ternate

Posted: 19 Nov 2018 10:33 AM PST

Burhan Abdurahman Launching 6 Proyek Perubahan Pariwisata di Ternate
TERNATE, LELEMUKU.COM - Bertempat di Ballroom Gamalama Hotel Grand Dafam Ternate, Walikota Ternate Dr. H. Burhan Abdurahman, SH, MM, Sabtu (10/11) melaunching enam proyek perubahan (proper)  DIKLAT PIM II  Angkatan XXII, tematik kepariwisataan, BPSDM Provinsi Bali Tahun 2018.

Keenam proyek perubahan tersebut diantaranya Sadar Wisata Pulau layak Anak oleh reformer Dra. Hadijah Tukuboya, M.Si, Tourism Information Center (Ternate Beyond) oleh reformer Samin Marsaoly, S.STP, Pariwisata Berbasis Komunitas (Paris Kota) oleh reformer Drs. Mahdi Nurdin, ME, Jaringan Siaga Ternate (Jaga Ternate) oleh reformer Abdullah Sadik, S.IP, M.Si, Akselerasi Zona IKM Kepariwisataan (Ternate Azik)  dan Layanan Kompetensi Tenaga Kerja Kepariwisataan  (Lentera Wisata) oleh reformer Dr. Jusuf Sunya, ME.

Launching bersama ini dihadiri oleh Forkompimda Kota Ternate, Kepala BPSDM Provinsi Bali, Kepala Bank Indonesia Maluku Utara, Para reformer beserta tim efektif dan stake holdernya masing-masing.

Kepala BPSDM Provinsi  Bali Ida Bagus Sedhawa dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi wisata di Kota Ternate tidak kalah dengan daerah yang lain. Ternate memiliki adat yang kuat, kerohanian yang kuat, kesenian yang luar biasa ditunjang dengan keamanan, Kebersihan, sarana dan prasarana yang memadai serta yang terutama adalah mindset masyarakat yang sudah mempunyai komitmen dengan pemerintah daerahnya, sehingga sangat layak untuk dikembangkan kepariwisataannya.

"Ternate saya kira luar biasa, tidak ada alasan untuk mundur mengembangkan pariwisata" tegasnya.

Dia menambahkan dirinya siap mendukung pengembangan pariwisata di Kota Ternate.

"Mari Kita bangun Kepariwisataan Ternate dari Bali, Kami siap dukung" ujarnya di akhir sambutan yang disambut riuh tepuk tangan dari seluruh undangan yang hadir.

Walikota Ternate memberikan apresiasi kepada keenam reformer yang telah memberikan sumbangsih yang besar dalam membangun daerah melalui inovasi yang digagasnya masing-masing. Dalam  sambutannya Walikota  menyatakan optimismenya bahwa pariwisata di Kota Ternate akan berkembang. Menurutnya  potensi pariwisata yang dimiliki Kota Ternate sangat lengkap. Ternate memiliki potensi wisata sejarah, wisata alam dan wisata budaya.

"Lima benteng masih utuh dan itu bukti nyata bahwa negeri ini pernah didatangi oleh Bangsa Eropa dalam kurun waktu panjang, Kita juga memiliki Kesultanan yang masih kita lihat ada hingga sekarang, dan hal serupa ini tidak banyak dimiliki daerah lain" tutur Walikota.

Diakuinya bahwa memang sebelum 2019 Pemerintah lebih banyak memberikan perhatian pada revitalisasi potensi-potensi pariwisata, yang kini sudah siap dipromosikan. Walikota mengatakan bahwa mulai tahun depan Kota Ternate akan menyelenggarakan event-event yang berskala nasional dan internasional. Oleh karenanya Walikota menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersatu karena kita punya spirit yang sama untuk maju.

"Negeri ini ratusan tahun yang lalu sudah terkenal di seantero dunia ini. Globalisasi sudah berjalan di negeri ini ratusan tahun yang lalu. Mari kita bangkitkan kembali kejayaan Ternate di masa-masa yang lalu"  himbau Walikota penuh semangat.

Dalam acara ini telah dilaunching aplikasi Ternate Azik dan Gerakan Hashtag Ternate atau gerakan mempromosikan Ternate melalui media sosial. Sejumlah MoU antara Pemerintah dengan beberapa stake holder untuk pengembangan kepariwisataan juga telah ditandatangani. Walikota juga mengukuhkan beberapa forum dan komunitas yang dibentuk untuk penguatan kepariwisataan.

Setelah acara Launching rombongan BPSDM Bali diajak mengunjungi Foris IKM di Kelurahan Tongole. Dilanjutkan dengan meninjau Ternate Information Center di Landmark Ternate pada sore hari dan mengunjungi kadaton kesultanan Ternate pada malam hari guna mengikuti acara Malam Apresiasi dan Refleksi Pariwisata Berbasis Komunitas.

Di Pendopo Kesultanan, Pemerintah Kota Ternate memberikan penghargaan kepada empat komunitas atau instagrammer yang telah mempromosikan Ternate melalui media sosial diantaranya Ternate Explore, Ternate Kuliner, Ternate Video dan Ternate Heritage Society. Acara diakhiri dengan menyaksikan Pertunjukan Seni dan budaya di Pasar Melayu Benteng Oranje Ternate. (DiskomsandiTernate)

Dinkes Halsel Gelar Senam Germas dam Pemeriksaan Kesehatan Peringati HKN ke 54

Posted: 19 Nov 2018 09:47 AM PST

Dinkes Halsel Gelar Senam Germas dam Pemeriksaan Kesehatan Peringati HKN ke 54LABUHA, LELEMUKU.COM– Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke- 54, Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku menggelar Senam Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) di Swering Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan. Jumat, (16/11).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pemberian imunisasi Measles Rubella (MR) dan pemeriksaan gula darah, kolesterol serta asam urat ini, dihadiri oleh Sekertaris Daerah Halsel Helmi Surya Botutihe, mewakili Dandim 1509 Labuha, Pimpinan SKPD, ASN di lingkup Pemkab Halsel, Anggota TNI dan anak Sekolah.

Pada kesempatan ini usai senam Germas bersama Helmi Surya Botutihe selaku Sekertaris Daerah menyampaikan bahwa senam Germas yang di kolaborasikan dengan senam Aerobik ini merupakan salah satu pola hidup sehat yang di lakukan pemerintah daerah.

"Senam Germas dan Aerobik yang menyehatkan badan kita merupakan salah satu pola hidup sehat yang dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat sehat dalam menjalankan seluruh aktivitasnya", jelas Helmi

Sekda Halsel ini juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta senam yang telah berpartisipasi pada Hari Kesehatan Nasional, dalam rangka untuk mempromosikan pola hidup sehat dengan melakukan aktivitas olahraga setiap hari yang tentunya ini akan lebih menyehatkan kita.

"Disamping itu juga ada hal-hal yang bermanfaat dalam rangka menjaga kesehatan kita yang harus dilaksanakan yaitu mengonsumsi makanan sehat, tidak merokok serta tidak bergadang jika tidak ada kepentingan", Imbuhnya

Dirinya juga mengingatkan agar tidak membuang sampah untuk menjaga pola hidup sehat dengan memelihara lingkungan agar tetap bersih.

"Oleh karena itu, jangan ada yang membuang sampah sembarangan karena dapat merusak keindahan lingkungan kita dan juga akan berdampak pada kerusakan lingkungan nantinya dialami pada masa mendatang. Selain itu, senantiasa melakukan pemeriksaan kadar gula, kolesterol serta asam urat dalam rangka menerapkan pola hidup sehat", harap Helmi.

Selesai senam Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, pengukuran tinggi badan dan berat badan serta pemberian imunisasi MR.

Sekertaris Daerah dan seluruh Pimpinan SKPD dan peserta senam yang lainnya langsung melakukan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara gratis. (DiskominfoHalsel)

Syawal Abdul Adjid Lantik Pengurus PMI Halmahera Selatan

Posted: 19 Nov 2018 09:01 AM PST

Syawal Abdul Adjid Lantik Pengurus PMI Halmahera SelatanLABUHA, LELEMUKU.COM - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Masa Bakti 2017-2022  resmi dilantik oleh Sekertaris Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku Utara (Malut) Syawal Abdul Adjid pada  Rabu, (14/11).

Muhlis Jafar dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Halsel. Pelantikan PMI yang diselenggerakan di Canga Matau Kawasan Hutan Karet Halse  ini dihadiri juga oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Amirudin Dukomalamo, mewakili Bupati Halsel, Sekretaris PMI Provinsi Maluku Utara Syawal Abdul Adjid, Kordinator Unit Siaga Sar Bacan, Rahmat, Kepala Kantor KUA, Ketua Bawaslu Halsel, kepala Dinas Kesehatan,Dirut RSUD labuha, serta Pengurus PMI Halsel.

Dalam sambutan Bupati Halsel yang diwakili Amirudin Dukomalamo selaku Asisten I Bidang Pemerintahan menyampaikan bahwa dengan dilantiknya pengurus baru tentunya kita akan mendapatkan relawan-relawan muda yang baru di PMI Halsel untuk menangani atau menghadapi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan bencana maupun kegiatan sosial lainnya.

" PMI yang kita ketahui dimana relawan-relawan yang bekerjasama dengan pemerintah untuk membantu mengumpulkan donor darah sehingga ketika di butuhkan PMI bisa langsung menyalurkan kantong darah tersebut",pungkasnya.

Amirudin juga menambahkan bahwa PMI harus membuat pelatihan untuk pemuda-pemuda desa agar mereka bisa mengetahui cara untuk menangani bencana.

"Mudah-mudahan dengan pengurus baru ini bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya yang dapat bekerja untuk menangani bencana yang ada di Halsel", harapnya.

Sebelumnya pada kesempatan yang sama, Syawal Abdul Adjid selaku Sekretaris PMI Malut dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pengurus PMI Halsel yang baru di lantik, semoga dapat menjalankan amanah organisasi ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab .

" PMI adalah sebuah organisasi sosial kemanusiaan yang tugas dan fungsinya membantu tugas-tugas pemerintah baik dalam masa damai maupun konflik bersenjata termasuk kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan juga memiliki dedikasi kuat, mengabdi demi kemajuan bangsa dan Negara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945",ucapnya.

Ia juga mengatakan seseorang yang telah mendarmabaktikan diri melalui wadah PMI tidak boleh menjadikan organisasi sebagai kendaraan politik atau kepentingan politik tertentu sebagaimana prinsip-prinsip dasar gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional.

" Oleh karna itu, melalui momentum ini kami berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk bisa memberikan perhatian penuh kepada PMI Halsel",harapnya.

Sedangkan Ketua PMI Halsel Muhlis Jafar yang baru dilantik menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kepercayaan dalam menjalankan tugas dan mengurus PMI di Kabupaten Halmahera Selatan ini.

"Tugas ini akan kami jadikan modal untuk lebih mengembangkan lagi PMI Halsel dalam rangka mewujudkan misi kemanusian dan di cintai masyarakat",jelasnya

Ketua II DPRD Halsel ini juga menjelaskan sebagai awal periode kedua, pengurus PMI akan melakukan hal-hal positive, seperti yang dilakukan oleh PMI sebelumnya yaitu melakukan perubahan seperti dalam hal perbaikan infrastruktur markas PMI halsel di tahun 2011.

"Kami akan melakukan program-program lain seperti pelatihan, pengembangan relawan, serta menjalankan kegiatan kemanusiaan di Halsel,"tutup Muhlis.

Pelantikan ini ditandai dengan penyamatan Pin secara simbolis dan penyerahan Pataka oleh Sekretaris PMI Provinsi Maluku Utara kepada Ketua terpilih PMI Kabupaten Halmahera Selatan.(DiskominfoHalsel)

Elysa Auri Ajak Maksimalkan Ketahanan Pangan Jelang 2020

Posted: 19 Nov 2018 08:07 AM PST

Elysa Auri  Ajak Maksimalkan Ketahanan Pangan Jelang 2020
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri mengajak instansi terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota agar dapat memaksimalkan ketahanan pangan, guna menyambut tiga iven nasional di tahun 2020 mendatang.

Tiga agenda besar itu, yakni Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) serta Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Ia berharap, ketahanan pangan yang ada di Papua, dapat memenuhi jumlah atlet dan official yang bakal berkunjung ke lima klaster penyelenggaraan cabang olahraga di Papua. "Sebab suksesnya tiga iven ini akan menopang suksesnya pelaksanaan PON 2020 di tanah ini," terang dia di Jayapura, minggu lalu.

Sementara untuk memaksimalkan ketahanan pangan yang ada, Elysa mengharapkan instansi terkait dapat mengembangkan potensi hutan yang melimpah di bumi cenderawasih. Diantaranya, kopi, sagu serta buah merah.

Disamping itu, instansi terkait wajib melibatkan pemilik hutan untuk dapat  berkontribusi meningkatkan hasil produksi ketahanan pangan sesuai dengan potensi yang ada di wilayahnya.

"Sebab dengan begitu, kita pemerintah bisa menjadikan mereka sebagai pelaku untuk mengelola kekayaannya sendiri. Karena dengan dia bisa ikut dalam pengelolaan hutannya, mereka pasti akan merasa diberdayakan dari sisi ekoniomi".

"Dengan begitu, bisa memberikan efek atau dampak positif terhadap kehidupan ekonomi keluargnya," kata dia.

Pada kesempatan itu, dia mengajak seluruh pemilik hutan serta pengrajin yang ada di Papua agar dapat memanfaatkan tiga iven nasional di 2019 mendatang dengan memaksimalkan ketahanan pangan yang ada di hutan miliknya.

Tentunya dengan memanfaatkan potensi yang ada untuk dijual kepada atlet maupun official yang bakal mengunjungi Papua mengikuti tiga iven nasional tersebut.

"Sehingga ekonomi mereka bisa meningkat dan memberikan penghasilan bagi maupun peningkatan kesejahteraan bagi keluarga".

"Ini yang kami harapkan sehingga pelaksanaan tiga iven ini dapat tak diambil keuntungan oleh pihak dari luar Papua untuk memasarkan produk hasil ketahanan pangan mereka atau hal terkait lainnya," harap dia. (DiskominfoPapua)

Turnamen Dan Yonif 734 Cup Pererat Persaudaraan dan Junjung Tinggi Sportifitas

Posted: 19 Nov 2018 07:57 AM PST

Turnamen Dan Yonif 734 Cup Pererat Persaudaraan dan Junjung Tinggi Sportifitas
TIMIKA, LELEMUKU.COM - Batalyon Infanteri (Yonif) 754/Eme Neme Kangasi Kostrad  menggelar turnamen sepak bola yang diikuti oleh sebanyak 32 tim dalam rangka memperingati HUT Yonif 754/ENK yang ke-14 yang dibuka secara simbolis oleh Dan Yonif Mayor Inf. Doddy Nur Hidayat di Lapangan Raja, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua pada Senin (19/11).

Hadir dalam upacara pembukaan tersebut Komandan Batalyon Infanteri Yonif 754/ENK Mayor Inf. Dodi Nur Hidayat, Kabag Ops Polres Mimika AKP Andyka Aer, S. IK, Perwakilan Kodim 1710/Mimika Kapten Inf. Hasyim Hutabarat.

Dan Yonif 754/ENK Mayor Inf. Doddy Nur Hidayat  dalam sambutannya mengatakan, dirinya menyambut baik turnamen yang dilakukan dan diikuti oleh 32 tim. Oleh sebab itu ia meminta kepada seluruh prajurit Yonif 754/ENK agar memberikan sambutan hangat dan ramah kepada para peserta turnamen baik pemain, official maupun penonton serta menjunjung tinggi sportifitas.

Ia menjelaskan, diberikan waktu selama 80 menit didalam lapangan untuk memperebutkan kemenangan, namun jangan sampai menimbulkan perkelahian dan permusuhan antara sesama pemain dan official bahkan suporter seperti yang terjadi daerah lain hingga menyebabkan korban jiwa.

"Pemain official dan juga seluruh penonton harus bersikap dewasa selama 80 menit dilapangan, jangan karena sepakbola kita menjadi bermusuhan dan saling dendam," jelasnya.

Kata dia, apabila sepakbola lebih mahal daripada nyawa maka pastinya semua akan memilih hidup tanpa sepakbola, namun semua kembali dari  pribadi masing-masing.

"Kalah harus berbesar hati  begitu pula bagi tim yang menang agar tetap selalu rendah hati, karena kekalahan adalah pelajaran berharga sedangkan kemenangan bukan akhir dari sebuah prestasi," papar dia.

Hidayat mengungkapkan, kalah dan menang merupakan hal biasa dalam suatu pertandingan. Tapi yang terpenting adalah sportifitas dan persaudaraan dan juga pendewasaan diri.

Dalam pertandingan pembukaan antara tim Jong Melanesia FC melawan Mee Pago FC yang dimenangkan oleh Jong Melanesia FC dengan skor akhir 4-0.

Berikut daftar tim turnamen Dan Yonif Cup. Cenderawasih FC, Mee Pago FC (A), Mee Pago FC (B), Aruka FC, Srigala FC (A), Srigala FC (B), PS. Ima Jaya, Samudra FC, Pelikan FC, Wania FC, Jong Melanesia, Humbello FC, Nusantara FC, Sostar FC, SSB Mimika United, Praja Wibawa, PS. Elang, SSB Timika Putera, Gaspa United, Wangif FC, Kudab FC, Bank Papua, Konica FC, Putera Kuder, STKIP Hermon, Iwaro FC, Persemi Allstar, KKFC, IKBDM, Red Army, Ellomel FC, Naena FC. (Ricky Lodar)

Lahan Tebu Dekat Kilang LNG Abadi Masela Milik Setya Novanto

Posted: 19 Nov 2018 07:27 AM PST

Lahan Tebu Dekat Kilang LNG Abadi Masela Milik Setya Novanto
JAKARTA, LELEMUKU.COM - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi menyatakan bahwa lahan tebu dekat lokasi yang direncanakan menjadi kilang LNG Abadi oleh Inpex Masela Ltd di Pulau Yamdena, Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku merupakan lahan milik politisi dari Partai Golkar, Setya Novanto.

"SKK Migas sudah koordinasi sama Kementerian ESDM, Kementerian Agrarian dan Tata Ruang, Gubernur, Bupati. Sudah kita jagain tuh lahan Masela. Eh belakangan saya baru tahu, ada lahan luas katanya mau ditanam pohon tebu dekat lahan untuk fasilitas produksi. Saya baru tahu itu lahan Setya Novanto, tapi itu lahan bukan punya dia, dia dapat rekomendasi sebelumnya," ungkap dia seperti diberitakan Kontan pada Senin (19/11).

Dikatakan  Amien, persoalan lahan Kilang LNG Blok Masela telah muncul sejak diubah dari kilang apung (FLNG) menjadi kilang darat (onshore). Sebab tidak sedikit yang bergerilya untuk menguasai lahan di mana fasiitas produksi Lapangan Abadi akan dibangun.

Amien juga menjelaskan, sejauh ini proyek dengan operator dari perusahaan migas asal Jepang, Inpex Masela ini sudah ada kemajuan karena pekan depan perusahaan sudah bisa mengajukan plan of development (POD) revisi. Inpex meminta perpanjangan tujuh tahun plus 20 tahun.

"Secara verbal sudah kami kasih perpanjangan 20 tahun, tapi submit dulu PODnya," terang Amien.

Sebelumnya Inpex Masela menyatakan lokasi kilang gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) yang akan dibangun di Pulau Yamdena masih belum ditetapkan. Sebab pihaknya harus menunggu putusan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan disampaikan melalui SKK Migas.

"Saat ini lokasi kilang LNG Abadi Masela belum diputuskan. Keputusan terkait lokasi kilang akan tertuang didalam Plan of Development (POD) atau Rencana Pengembangan. Setelah persetujuan atas POD diperoleh dari pemerintah, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) akan dimulai dengan melakukan konsultasi publik," ujar Menurut Senior Specialist Media Relations Inpex Corporation, Moch N.Kurniawan melalui rilis yang diterima Lelemuku.com pada Sabtu (17/11).

Dikatakan, pihaknya akan melaksanakan Amdal Pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, termasuk di dalamnya rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan berdasarkan standar regulasi nasional dan standar kinerja internasional yang disebut dengan International Finance Corp Performance Standard (IFC-PS). Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, lingkungan, cagar budaya dan hal-hal yang berkaitan.

"Dalam proses Amdal, kami akan  mengidentifikasi dampak terhadap  masyarakat, lingkungan, cagar budaya dan lain-lain dengan adanya proyek LNG Abadi Masela ini," papar dia. (Albert Batlayeri)

Muhammad Musa’ad Harap Perencanaan SKPD di Pemprov Papua Harus Terarah

Posted: 19 Nov 2018 06:11 AM PST

Muhammad Musa'ad Harap Perencanaan SKPD di Pemprov Papua Harus Terarah
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah provinsi diingatkan untuk melakukan perencanaan secara terarah dengan berpijak pada nilai-nilai yang membangkitkan masyarakat menuju satu peradaban yang mandiri dan sejahtera.

Hal demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musa'ad di Jayapura, dalam satu kesempatan, pekan lalu.

Dia juga berharap agar perencanaan yang disusun itu, dapat memprioritaskan pelaksanaan pembangunannya dengan menitikberatkan objeknya kepada Orang Asli Papua (OAP). Namun tetap dengan asas mencegah pemborosan dan menghindari rencana pembelanjaan investasi konsumtif.

"Memang kita juga sedang fokus untuk PON XX 2020, namun tetap mengedepankan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar".

"Sebab disisi lain peningkatan kualitas hidup, kita mesti tetap melakukan peningkatan akses dan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan perekonomian yang didukung dengan penyediaan infrastruktur wilayah.

"Karena itu menjadi tantangan bagi kita agar momentum pertumbuhan ekonomi saat ini, harus dapat dirasakan secara merata, mengingat masih adanya kesenjangan antar daerah dan antar wilayah di bumi cenderawasih," ucap dia.

Sementara untuk meningkatkan ekonomi daerah dengan fokus pada OAP, baru-baru ini Bappeda Papua telah bekerja sama dengan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP).

Kerja sama tersebut diantaranya dalam bentuk pelatihan bagi generasi muda, agar lebih terarah dalam menjalankan usahanya, khusus di bidang mikro.

"Sebab dengan begitu, kita harap OAP ini bisa menjadi pelaku bukan penonton. Sehingga mampu bersaing dengan pihak lainnya di daerahnya sendiri," ucap dia. (DiskominfoPapua)

Kemendagri Nilai Evaluasi Otsus adalah Langkah Penting Wujudkan Pembangunan

Posted: 19 Nov 2018 05:49 AM PST

Kemendagri Nilai Evaluasi Otsus adalah Langkah Penting Wujudkan Pembangunan
JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai pelaksanaan evaluasi UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua, sebagaimana yang sementara didorong Gubernur Lukas Enembe, merupakan sebuah langkah penting untuk mewujudkan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan secara berkesinambungan.

Direktorat Penataan Daerah, Otonomi Khusus dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto mengatakan wacana evaluasi UU Otsus mesti dilakukan secara  komprehensif.

Diantaranya meliputi pemberian kewenangan kelembagaan yang wajib mendapat porsi terbesar oleh pemerintah.

"Sebab memang untuk tujuan ini pula, kami dari kementerian sedang mengumpulkan semua stakeholder terkait untuk mendapatkan data  tentang penyelenggaraan Otsus secara  komprehensif  di Papua".

"Dan bukan hanya dari pemerintah daerah kita ingin mendapatkan masukan, tetapi  juga dari lembaga-lembaga lain seperti, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas ) yang telah  melaksanakan kajian tentang UU Otsus tu sendiri," tegas dia.

Oleh karenanya, dia berharap melalui kerja sama dengan Pemprov Papua, diharapkan segera ada data dari Pemerintah Kabupaten dan Kota diimbau terkait dampak dari pemanfaatan dana Otsus sebesar 80 persen, yang telah diturunkan sejak pemerintahan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Dimana data itu, dapat pula menjadi bahan masukan untuk wacana mendorong evaluasi UU itu ke tingkat pusat.

"Sebab jika tak salah, pelaksanaan Otsus ini sisa empat tahun lagi. Sehingga kita harap ada data maupun masukan yang bisa jadi pegangan kami untuk mendorong pelaksanaan evaluasinya," ucap dia.

Sebelumnya, Gubernur Lukas menilai revisi UU Otsus, sudah sangat mendesak sebab dalam penerapannya "tumpul" dan hampir-hampir tidak punya kemampuan menterjemahkan seluruh isi dari produk perundang-undangan itu.

"UU ini tidak punya gigi sama sekali. Bahkan selalu bertabrakan dengan UU yang diterbitkan pemerintah pusat secara sektoral. Itulah sebabnya kita tidak tahu ini betul Otsus atau otonomi apa yang dikasi ke Papua".

"Makanya kita perlu evaluasi karena UU ini tidak pernah dievaluasi sejak diterbitkan pemerintah," terang dia. (DiskominfoPapua)

Dinkes Targetkan Papua Bebas Malaria Sebelum PON XX 2020

Posted: 19 Nov 2018 05:12 AM PST

Dinkes Targetkan Papua Bebas Malaria Sebelum PON XX 2020JAYAPURA, LELEMUKU.COM - Lima klaster yang menjadi lokasi venue tempat pelaksanaan lomba, ditargetkan aman dan bebas dari penyakit malaria, enam bulan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 mendatang.

"Paling tidak awal Maret atau April 2020, lokasi pelaksanaan PON sudah bebas dari malaria. Kita juga pastikan semua masyarakat sudah diberikan obat anti malaria," terang Kepala Dinas Kesehatan Papua Aloysius Giay di Jayapura, baru-baru ini, dalam satu kesempatan.

Dikatakan, saat ini instansinya berupaya keras melakukan serangkaian langkah preventif untuk mewujudkan bumi cenderawasih bebas dari penyakit malaria. Dimanan berbagai upaya prefentiv itu akan mulai digelar pada akhir tahun ini.

Diantaranya secara periodik, dinas kesehatan melakukan pembersihan lingkungan, agar aman dan terbebas dari tempat perkembangbiakan bibit malaria.

Selain itu, memastikan agar seluruh rumah, gedung maupun tempat peristirahatan sekitar venue-venue PON, diberikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). STBM pun dipastikan akan dilakukan pada seluruh venue di lima klaster penyelenggaraan PON.

"Makanya lagi-lagi kita meyakinkan kepada seluruh atlet di 34 provinsi bahwa PON 2020 akan aman dari malaria. Kita akan pastikan pelaksanaan eliminasi malaria kepada seluruh warga Papua".

"Dalam artian tidak boleh ada lagi satu warga pun yang terjangkit malaria enam bulan sebelum PON. Karena bila dibiarkan ada potensi untuk ditularkan," terang dia.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Papua bakal mengadakan sekitar 1.500 tenaga perawat untuk menunjang pelayanan kesehatan selama PON XX 2020.

Sementara khusus untuk dokter spesialis akan dipersiapkan minimal sekitar 45 orang. Pemprov Papua juga bakal menyediakan minimal dua ahli gizi untuk ditempatkan pada setiap cabang olahraga.

"Lalu nanti ditambah dengan tenaga dari Balai Penanganan Obat dan Makanan yang tujuannya memastikan makanan maupun minum yang dikonsumsi atlet maupun official itu aman dengan terlebih dahulu dilakukan tes sampel," ujarnya. (DiskominfoPapua)